Wr Supratman-Agama, Perjuangan, Biografi Dan Karyanya

Posted on

Kali ini kita akan membahas materi tentang wr supratman-agama, perjuangan, biografi Dan karyanya lengkap

Biografi

Nama: Rudolph Supratman Salary
Tempat Dan Tanggal Lahir : Somongari, Purworejo, 19 Maret 1903
Wafat : Surabaya, 17 Agustus , 1938
Negara : Indonesian
dimakamkan : Taman Makam Pahlawan Kalibata Jakarta
Orang Tua : Djoemeno Senen Sastrosoehardjo, Siti Senen

Saudara Kandung

  • Roekijem Soepratijah,
  • Roekinah Soepratirah,
  • Rebo,
  • Gijem Soepratinah,
  • Aminah,
  • Ngadini Soepratini,
  • Slamet,
  • Sarah.

Perjuangan Dan Karirnya

Dalam perjalanan untuk menjadi seorang guru, Wage dipindahkan ke kota Singkang, yang sangat berbeda dari Makassar. Keselamatan di Singkang tidak dijamin, tetapi hidup benar-benar berbeda. Itu sebabnya Wage bersikeras untuk kembali ke Makassar. Ketika dia tiba di Makassar, dia harus meninggalkan pekerjaan gurunya. Kemudian ia mengubah profesinya di perusahaan Nedem dan mengambil jabatan kanselir.

Di pekerjaannya yang kedua, ternyata upah tidak bisa bertahan terlalu lama. Dia kemudian dipindahkan ke pos pengacara di kantor hukum saudara laki-laki iparnya. Tetapi perasaan kerinduan akan keluarga besar di Jawa memaksa Wage meninggalkan pekerjaan ketiganya. Dia juga memutuskan untuk kembali ke rumah kedua saudara perempuannya di Surabaya, Jawa Timur.

R. Coesnendar Kartodireggio adalah suami dari Rokina Soepratira, kakak perempuan keduanya. Di Surabaya, Wage hanya mengunjungi keluarga saudara lelakinya, yang bekerja di departemen pengiriman. Hari-hari berikutnya menyuruh Wage untuk kembali ke Jawa Barat untuk bertemu dengan ayah kandungnya. Tidak ada yang menginginkan kehidupan sebagai pengangguran, tetapi inilah yang terjadi pada Wage Soepratman ketika ia berada di kota asalnya.

Wage melamar pekerjaan sebagai jurnalis di surat kabar dengan kantor di Bandung, Jawa Barat. Di koran “Kaum Muda” bakat musiknya muncul di sini. Kemudian dia memutuskan untuk bergabung dengan grup musik. Dalam perjalanannya sebagai jurnalis, ia bertemu banyak orang. Setelah setahun bekerja sebagai jurnalis, seorang kolega baru bernama Harun Harahap berencana untuk membuat kantor berita baru yang berbasis di Jakarta.

Baca Juga :  Fii Hifzillah Artinya

Karya Wr Soepratman

Menciptakan Lagu ” Indonesia Raya “

Saat tinggal di Makassar, Soepratman menerima pelajaran musik dari menantunya. V.R. Soepratman memainkan biola dengan baik dan tahu bagaimana mengarang lagu. Saat tinggal di Jakarta, ia membaca esai di majalah Timbul, yang penulisnya mendesak para pakar musik Indonesia untuk membuat lagu kebangsaan.

Soepratman merasa kesulitan, dan dia mulai membuat lagu. Pada tahun 1924, ketika menciptakan lagu Indonesia yang hebat pada saat itu, ia berusia 21 tahun dan berada di Bandung.

Pada malam terakhir Kongres Pemuda Kedua di Jakarta pada 28 Oktober 1928, Soepratman secara terbuka memainkan lagu instrumentalnya, dan semua orang yang hadir kagum mendengarnya.

Lagu Indonesia Raya kemudian dengan cepat menjadi terkenal, jika ada pesta yang menggelar kongres, lagu itu selalu dinyanyikan. Lagu Surga Indonesia adalah manifestasi dari rasa persatuan dan keinginan untuk kemerdekaan.

Artikel Lainnya :

bhineka-tunggal-ika

perkembangan-islam-di-indonesia

assalamu-alaika-zainal-anbiya

sejarah-pancasila