Takdir Muallaq

Posted on

Alhamdulillah marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah subhanahu wata’ala yang telah memberikan kita kesehatan jasmani dan rohani sehingga kita dapat berbagi informasi kembali didalam diskusi singkat ini.

takdir muallaq

Tidak lupa pula sholawat dan salam kita junjungkan kepada nabi besar kita yaitu nabi Muhammad  ﷺ beserta keluarga dan para sahabatnya dan umat nya kelak mendapatkan syafaat di yaumil kiyamah.

Kali ini kita akan membahas makalah materi tentang Takdir muallaq yang meliputi penjelasan, dalil, dan contohnya lengkap

takdir muallaq

Penjelasan Singkat

Takdir muallaq dalam bahasa berarti apa yang digantung. Nasib mualak, yaitu keputusan Allah. yang meliputi peran manusia melalui upaya atau usaha. Orang diberi peran untuk di pertanggung jawabkan dan hasil akhirnya akan ditentukan oleh Allah.

Dalil Al-quran

Mari simak firman Allah surah arra’du ayat 11 berikut ini:

takdir mualaq

Takdir Muallaq

Arti kata “bahasa qada” memiliki beberapa arti, yaitu: hukum, keputusan, ketetapan, kehendak.

Sedangkan dari segi makna, qada adalah aturan Allah dalam segala hal yang sejak zaman Azali. Azali adalah merupakan waktu ketika belum semuanya dibuat.

Sedangkan qadar dalam bahasa berarti kepercayaan diri, ukuran, kekuatan, perwujudan dan kemauan. qadar adalah perwujudan dari kehendak Tuhan atas semua makhluk-Nya dengan ukuran dan bentuk tertentu sesuai dengan rencana-Nya. Qada ‘dan Qadar atau nasib dibagi menjadi dua bagian, yaitu takdir mullak dan takdir mubram.

Contohnya

  • Keterampilan Seseorang yang ingin menjadi pintar harus berusaha untuk mencapai ini. Upaya-upaya ini termasuk, antara lain, rajin belajar dan disiplin berbagi waktu. 
  • Kesehatan Siapa pun yang ingin sehat harus mencoba berolahraga secara teratur, menjaga kebersihan, menjaga nutrisi, dan diet. Jika Anda melakukan upaya ini, tubuh akan sehat. 
  • Kemakmuran dan keberhasilan dapat dicapai melalui kerja aktif, kreativitas, dan pantang menyerah dan juga ketekunan dalam menabung. 
  • Agar seseorang menjadi pintar, sehat dan sejahtera, dia harus berjuang untuk ini, dan tidak menyerah dalam mengantisipasi nasib.
Baca Juga :  Mad Iwad

Seseorang tidak bisa menjadi pintar jika dia terlalu malas untuk belajar, seseorang tidak bisa sehat jika dia tidak pernah berlatih, dan seseorang tidak bisa menjadi kaya jika dia terlalu malas untuk bekerja. Jadi, meskipun Allah telah menentukan segalanya, seseorang tetap harus mencoba mengubah nasibnya. 

Orang yang percaya pada qada dan qadar akan tercermin dalam kehidupan sehari-hari. Antara lain, dia tidak akan diam, sebaliknya, dia akan secara aktif mencoba dan bekerja untuk mencapai tujuannya. Allah SWT telah memberi orang banyak peluang untuk digunakan sebagai kondisi kehidupan. 

Setiap orang memiliki pikiran untuk berpikir dan organ tubuh untuk bergerak. Allah SWT juga menciptakan manusia sebagai makhluk paling mulia di antara makhluk-makhluknya. Karena itu, semua potensi ini harus digunakan untuk berusaha mencapai tujuan.

Takdir Mubram

Taqdir Mubram secara harfiah berarti sesuatu yang tak terhindarkan atau pasti. Dengan demikian, nasib Mubram adalah syarat mutlak dari Allah. yang tentu berlaku, dan orang tidak mendapatkan peran untuk ini terjadi. 

Contohnya

Antara lain ras manusia, kematian, umur panjang / pendek, api bersifat panas, bumi bulat, gaya gravitasi, terjadinya akhir dunia, dan sebagainya. Ketika kematian datang, dan di mana tempat ini ditentukan oleh Allah SWT. Jika sudah waktunya untuk mati, semua orang tidak bisa lari, dan tidak bisa bersembunyi, tidak bisa dilempar ke belakang atau maju. Ini adalah salah satu contoh ketentuan Allah. yang disebut nasib Mubram.

Perhatikan firman Allah dalam Al Qur’an surah al-a’raf ayat 34 berikut ini :

takdir mualaq

Jadi, teman-teman itulah tadi ulasan dari suhupendidikan.com tentang menentukan nasib Mubram, nasib Mualak, dan contoh nasib Mubram dan Muallak. Saya berharap dengan iman pada qada dan qadarAllah SWT. kita selalu lebih bersyukur atas berkah yang diberikan oleh Allah dan dengan sabar menghadapi cobaan Allah. Aamiin.

Baca Juga :  Arti Istiqomah

Artikel Lainnya :