Contoh Tafkhim dan Tarqiq Beserta Pengertian dan Jumlah Huruf Qalqalah

Posted on

Suhupendidikan.com Pada kali ini akan membahas tentang tafkhim dan tarqiq

tafkhim dan tarqiq

Isi Artikel :

Pengertian Tafkhim dan Tarqiq

 

Yang dinamakan Tafkhim adalah menebalkan suara huruf.
Dan yang dinamakan Tarqiq adalah menipiskan suara huruf.

وَاَحْرُفُ التَّفْخِيْمِ سَبْعٌ تُحْصَرُ * فِى خُصَّ ضَغْطٍ قِظْ بِغُلْوٍ تُشْهَرُ

Jumlah huruf Tafkhim ada 7, diringkas menjadi lafadh: خُصَّ ضَغْطٍ قِظْ
(Kha’, Shad, Dhat, Ghain, Tha’, Qaf, Dhat / خ, ص, ض, غ, ط, ق, ظ )
Huruf tafkhim biasa disebut juga dengan huruf isti’la’ (اِسْتِعْلَاءْ)

Contoh

Contoh Lafadh:
اُدْخُلُوْهَا , وَالصَّافَّاتِ , فَضَّلْنَا بَعْضَهُمْ , غَاسِقٍ, وَالطَّيِّبُوْنَ, فَالْحَقُّ اَقُوْلُ, اِنَّا مُنْتَظِرُوْنَ

قَلْقَلَةٌ يَجْمَعُهَا قَطْبُ جَدِ * بَيِّنْ لَدٰى وَقْفٍ وَسَكْنٍ تُرْشَدِ

Huruf Qalqalah yaitu huruf yang bisa memantul ketika mati dan ketika waqaf atau berhenti.

Huruf Qalqalah

Adapun huruf Qalqalah tersebut ada 5 yang terkumpul pada lafadh: قَطْبُ جَدٍ
(Qaf, Tha’, Ba’, Jim, Dal ق, ط, ب, ج, د )

Contoh ketika mati:
اَقْرَبُ , قِطْمِيْرُ , يَبْتَغُوْنَ , اَجْرًا , يَدْعُوْنَ
Contoh ketika waqaf:
وَاقْ , مُحِيطْ , مُنِيبْ , بَهِيجْ , رَشِيدْ

Catatan:

Huruf selain yang 7 diatas, dinamakan huruf tarqiq, kecuali Lam Jalalah.
Lam jalalah yang jatuh setelah fathah atau dhammah, Maka wajib dibaca tafkhim.
Contoh: اَللهُ اَكْبَرْ

Lam jalalah yang jatuh setelah kasrah, wajib dibaca tarqiq. Contohnya : بِسْمِ اللهِ
Lalu ra’ (ر) jika dibaca dhammah atau fathah, wajib hukumnya dibaca tafkhim.
Contoh: رُخَاءً , رَبَّنَا

Begitu juga wajib tafkhim jika ra’ tersebut mati (رْ) dan jatuh setelah dhammah atau fathah. Contoh: اُنْصُرْنَا بَرْقٌ
Adapun ra’ kasrah (رِ) seperti: رِيْحٌ atau mati setelah kasrah asli dan huruf setelah ra’ tidak berupa huruf isti’la’ (اِسْتِعْلَاءْ) maka wajib dibaca Tarqiq. Contoh: فِرْعَوْنَ , مِرْيَةٍ

Baca Juga :  Lafadz Niat Sholat Wajib

Selain itu semua, wajib dibaca Tafkhim. Contohnya seperti lafadh: لَبِالْمِرْصَادِ , اَمِ ارْتَابُوا
Adapun alif, jika huruf sebelumnya Tafkhim maka wajib dibaca Tafkhim. Contoh: اَلْقَانِتُوْنَ , اَلصَّابِرُوْنَ
Jika huruf sebelumnya Tarqiq maka wajib dibaca Tarqiq. Contoh: اَلتَّا ئِبُوْنَ , اَلْعَابِدُوْنَ

Huruf Isti’la’ yang memiliki jumlah 7, terdapat 4 huruf yang kuat ( shad, dhat, tha’, dha’ / ص, ض, ط, ظ) disebut dengan huruf ithbaaq (اطباق) .
Huruf Ithbaaq adalah : huruf yang ketika dibaca, lidah kita menempel pada langit-langit didalam mulut.

Demikianlah pembahasan tentang tafkhim dan tarqiq, Semoga bermanfaat

Artikel Lainya :