Sifat 20

Posted on

Sifat 20 – Ketika berbicara sifat 20 ini kita akan berfokus pada ketauhidan hati kita masing masing karna sifat 20 adalah salah satu metode untuk kita mengenal Dia, Dia siapa ? Dia yang kita sembah. Jangan sampai kita tidak mengenal Tuhan yag kita sembah yaitu Alloh SWT. Untuk itu simak penjelasa dibawah ini.

Sifat 20

sifat 20
sifat 20

Berikut ini adalah sifat-sifat 20 tersebut  beserta arti dan uraian sedikit pengertian dari sifatNya yang sudah kami jelaskan di atas

Wujud (Ada)

Sifat wajib Alloh yang pertama yaitu wujud yang artinya adalah ada. Maksudnya, Alloh adalah Dzat yang pasti adanya. Dia ada sebelum kalimat “ada” itu ada dan Dia berdiri sendiri, tidak juga diciptakan oleh siapapun, serta tidak Ada Tuhan yang berhak di sembah selain Alloh SWT.

Ayat di dalam Al Qur’an :

QS. As – Sajadah ayat 4

“Alloh-lah yang menciptakan langit dan bumi dan apa apa yang ada di antara keduanya dalam 6 masa, kemudian ia bersemayam di atas ‘Arsy. Tidak ada bagi kamu selain daripada-Nya seorang penolongpun dan tidak (pula) seorang pemberi Syafa’at 1190. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?”
(QS. As – Sajadah : 4)

QS. Thoha ayat 14

“Sesungguhnya Aku adalah Alloh, tidak ada Tuhan selain Aku (Alloh), maka sembahlah Aku dan dirikanlah sholat untuk mengingat Aku”.
(QS. Thoha : 14)

Qidam (Terdahulu)

Dialah Maha pencipta yang menciptakan alam semesta dan isinya. Maksudnya, Alloh ada sebelum apa apa yang diciptakannya itu ada. bahka sebelum kalimat “ada” itu ada

Ayat di dalam Al Qur’an :

QS. Al – Hadid ayat 3

“Dia lah yang awal dan yang yang akhir. Yang dzhahir dan yang bathin, dan Dia maha mengetahui segala sesuatu”.
(QS. Al – Hadid : 3)

Baqo’ (Kekal)

Maksudnya Alloh maha kekal. Tidak punah, binasa, atau mati. Dia akan tetap ada selamanya. Sebab itu kita manusia harusnya sadar bahwa kita ini tidak kekal, kita hanya ada karna di adakan oleh yang Maha Ada. Segala perbuatan mausia di bumi akan di pertanggungjawabkan kelak di akhirat

Ayat di dalam Al Qur’an :

“Tiap – tiap sesuatu pasti akan binasa, kecuali Alloh. BagiNya lah segala penentuan, dan hanya kepadaNya lah kamu akan dikembalikan”. (QS. Al – Qasas : 88)

“Semua yang ada di bumi akan binasa. Dan tetap kekal wajah Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaan”. (QS. Ar – Rahman : 26-27)

Baca juga : Doa Setelah Sholat Tarawih

Baca Juga :  Contoh Ikhfa Syafawi, Izhar Syafawi Beserta Mim dan Nun Tasydid dan Pengertianya

Mukholafatul Lilhawaditsi (Berbeda dengan makhluk)

Alloh SWT sudah pasti berbeda dengan makhluk yang Dia ciptakan. Dia lah dzat yang Maha Sempurna dan juga Maha Besar. Tidak ada sesuatupun yang bisa menandingi dan juga menyerupai keagungan Nya. Sebab itu manusia tidak berhak sombong karna yang berhak sombong hanya Dia satu satunya yang memiliki keagungan

Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

“Dan tidak ada sesuatupun yang setara dengan Dia”.
(QS. Al – Ikhlas : 4)

“Tak ada satupun yang serupa dengan Dia dan Dialah yang Maha Mendengar dan Melihat”.
(QS. Asy – Syura : 11)

Qiyamuhu Binafsihi (Berdiri sendiri)

Maksudnya yaitu Alloh itu berdiri sendiri, tidak bergantung dengan apapun dan tidak membutuhkan bantuan pada siapapun. Kita manusia harus sadar bahwa semua yang ada di alam ini saling berkaitan yaitu menandakan bahwa hanya Dia yang tidak bergantung pada apapun, misalnya rantai makanan akan saling bergantung pada lanya. Atau juga misalnya kita sebagai manusia akan slalu bergantung pada manusia lainya yaitu kita butuh petani, penjahit, dll

Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

“Sesungguhnya Alloh benar – benar Maha kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari alam semesta”.
(QS. Al – Ankabut : 6)

Wahdaniyah (Tunggal/Esa)

Alloh maha esa (tunggal). Maksudnya yaitu tidak ada sekutu apapun bagiNya. Dialah satu-satunya Tuhan pencipta alam semesta. buktinya semua yang ada di bumi slalu berlainan yang menandakan bahwa hanya Alloh yang maha satu, misalnya ada laki ada perempuan, ada siang ada malam, dll.

Ayat di dalam Al Qur’an :

“Seandainya di langit dan di bumi ada tuhan-tuhan selain Alloh, tentulah keduanya itu akan binasa”.
(QS Al – Anbiya : 22)

Qodrat (Berkuasa)

Maksudnya yaitu Alloh Maha Kuasa dari segala sesuatu. Tidak ada yang mapu menandingi kekuasaan Alloh SWT. Sebab itu kita manusia tidak layak sombong jika suatu saat kita berkuasa misalnya jadi pemimpin perusahaan karna Alloh lah yang Maha Berkuasa

Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

“Sesungguhnya Alloh berkuasa atas segala sesuatu.”
(QS. Al – Baqarah : 20)

Irodat (Berkehendak)

Maksudnya hanya Alloh yang Maha Berkehendak, itu artinya mausia hanya memiliki rencana namun tetap saja hanya Alloh yang berhak menentukan segala sesuatu nya, apabila Alloh berkehendak maka akan terjadilah sesuatu hal itu dan tidak ada seorangpun yang bisa mencegahNya.

Baca Juga :  Mad Lazim

Ayat yang menjelaskan dalam Al Qur’an :

“Mereka akan kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu maha Pelaksana kepada apa yang Dia kehendaki”.
(QS. Hud : 107)

ilmu (Mengetahui)

Maksudnya yaitu Alloh SWT Maha Mengetahui atas segala sesuatu. Baik yang terlihat secara mata mausia maupun yang tidak terlihat oleh mata manusia sekalipun .

Ayat di dalam Al Qur’an :

“Dan sesungguhnya kami sudah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikan hatinya, dan Kami lebih dekat daripada urat lehernya”.
(QS. Qaf : 16)

Hayat (Hidup)

Alloh SWT adalah Maha Hidup, artinya tidak akan pernah mati, binasa, juga musnah. Dia kekal selamanya. Sebab itu manusia harus sadar dan segera bertaubat karna jika tiba waktunya aka kembali da bertanggung jawab atas perbuatanya

Ayat di dalam Al Qur’an :

“Dan bertakwalah kepada Alloh yang hidup (kekal) yang tak mati, dan bertasbihlah dengan memujiNya”.
(QS. Al – Furqon : 58)

Sama’ (Mendengar)

Maksudnya yaitu Alloh SWT Maha Mendengar apa yang diucapkan di lisan maupun yang disembunyikan dalam hati manusia. Sebab itu janganlah kita ingkar, dusta, bohong, marah, meskipun dalam hati karna Alloh maha mendengar akan hal semua itu

Ayat di dalam Al Qur’an :

“Dan Alloh Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.
(QS. Al – Maidah : 76)

Basor (Melihat)

Maksudnya, yaitu Alloh melihat atas segala sesuatu. Pengelihatan Alloh tidak terbatas oleh batasan apapun. Dia mengetahui hal apapun yang terjadi di dunia ini. sangat berbeda dengan penglihatan sebagian manusia yang terhalang oleh dinding dan lain sebagainya

Ayat di dalam Al Qur’an :

“Dan Alloh melihat apa yang kamu kerjakan”.
(QS. Al – Hujurat : 18)

Qalam (Berfirman)

Alloh itu berfirman. Dia bisa berbicara dan berkata secara sempurna tanpa bantuan dari apapun. Namun mesi di pahami bahwa berkatanya Alloh tentu beda denga berkatanya makluk. Terbukti dari adanya firmanNya dari kitab – kitab yang diturunkan melalui para Nabi.

Ayat di dalam Al Qur’an :

“Dan tatkala Musa datang untuk (munajat kepada kami) pada waktu yang sudahkami tentukan dan Tuhan telah berfirman (langsung) kepadanya”
(QS. Al – A’raf : 143)

Qadiran (Berkuasa)

Alloh Maha Kuasa atas segala sesuatu baik yang ada di langit dan ada di bumi beserta yang ada di antara langit dan bumi

Baca Juga :  Ziarah Kubur Beserta Dalil Dan Pendapat Para Ulama

Ayat di dalam Al Qur’an :

“Hampir kilat itu menyambar pengelihatan mereka. Setiap kali sinar itu menyinari mereka, mereka berjalan di bawah sinar itu, dan bila gelap menimpa mereka, mereka berhenti. jika Alloh menghendaki, niscaya Dia melenyapkan pendengaran dan pengelihatan mereka. Sesungguhnya Alloh berkuasa atas segala sesuatu.”
(QS. Al – Baqarah : 20)

Muridan (Berkehendak)

Maksudnya yaitu Alloh sudah mentakdirkan suatu perkara maka tidak ada yang mampu menolak kehendakNya.

Ayat di dalam Al Qur’an :

“Mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, terkecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain). Sesungguhnya Tuhanmu Maha Pelaksana pada apa yang Dia kehendaki”.
(QS. Hud : 107)

Aliman (Mengetahui)

Alloh Maha Mengetahui dari segala sesuatu. Baik yang terlihat mata manusia maupun disembunyikan. Tidak ada yang mampu menandingi pengetahuan Alloh Yang Maha Esa.

Ayat di dalam Al Qur’an :

“Dan Alloh Maha Mengetahui sesuatu” …
(QS. An – Nisa : 176)

Hayyan (hidup)

Alloh merupakan dzat yang hidup. Alloh tidak mati, tidak tidur maupun lupa.

Ayat di dalam Al Qur’an :

“Dan bertakwalah kepada Alloh yang hidup, yang tak mati, dan bertasbihlah dengan memujiNya. Dan cukuplah dia Maha Mengetahui dosa–dosa hambaNya”.
(QS. Al – Furqon : 58)

Sami’an (Mendengar)

Maksudnya yaitu Alloh selalu mendengar pembicaraan manusia, permintaan, maupun doa hambaNya. Namun maha mendengarnya Alloh tentu beda dengan mendengarnya makhluk

Bashiran (Melihat)

Keadaan Alloh yang melihat tiap–tiap yang maujud (benda yang ada). Alloh selalu melihat gerak gerik mahkluknya . Oleh sebab itu, hendaknya kita selalu berbuat baik dengan semua mahkluk Nya

Mutakalliman (Berfirman)

Sama dengan Qalam, Mutakalliman juga memiliki arti berfirman. Firman Alloh terbukti melalui kitab – kitab suci yang diturunkan melalui para Nabi.

Video

Berikut ini adalah video puji pujian jaman dahulu yang kini jarang lagi kita dengar, namun damainya hati ketika kitamendengar kembali puji pujian ini. videonya ada di bawah ini

Demikianlah penjelasan singkat mengetahui sifat 20 yang umumnya dipelajari pada ilmu tauhid, artikel ini haya untuk menambah wawasan saja, suhupendidikan.com menyarankan jikaingin mengenal Alloh ataupun ingin belajar ilmu tauhid agar menjadi manusia yang bertauhid maka hendaknya mencari guru yang bersanad keilmuanya hingga Rosululloh SAW.

Tidak di sarankan untuk mendalami ilmu tauhid hanya dari membaca artikel di google maupun hanya melihat video youtube saja