Pengertian Shadaqah

Posted on

Pengertian Shadaqah Lengkap dengan Jenis dan Contohnya

Pada kesempatan ini, penulis akan memberikan materi tentang shadaqah, yang meliputi macam-macam shadaqah dan pengertian shadaqah. Penjelasannya sebagai berikut ini.

Agama Islam menawarkan setiap kemudahan bagi pemeluknya yang dapat ia gunakan untuk amalan dan beribadah. Salah satunya ialah shadaqah, shadaqah ialah ibadah, bahkan senyum yang tulus bisa disebut shadaqah.

shadaqah artinya berbagi atau meringankan beban orang lain. shadaqah sangat dianjurkan dalam agama Islam. Dengan bershadaqah , hubungan sosial dapat menjadi lebih baik. Shadaqah juga meninggalkan kesombongan dan keangkuhan. Keutamaan bershadaqah lainnya yaitu mendapatkan pahala di hadapan Allah Ta’ala.

Menurut Islam, shadaqah memberikan sebagian dari harta kepada orang yang membutuhkan. Itu tidak berarti bahwa kita dapat mengemis. Islam tidak mendorong seseorang untuk mengemis. Karena tindakan ini membuat seseorang menjadi malas. Sebaliknya, Islam menyarankan orang untuk bekerja mencari nafkah. Dan untuk perempuan, tanggung jawab mereka ada di tangan suami atau orang tua mereka.

Pengertian Shadaqah

Secara umum, shadaqah memiliki makna menginfaqkan harta kekayaan di jalan Allah. Baik ditujukan untuk orang miskin, saudara dan bahkan demi jihad Fi Sabilillah. Arti shadaqah sering menunjukkan arti bahwa memberikan kekayaan di jalan Allah, seperti yang terdapat dalam banyak ayat-ayat Al Qur’an. Di antaranya yakni Al-Baqarah ayat 264 dan Al-Taubah ayat 60.

Dua ayat di atas menggambarkan bahwa shadaqah memiliki arti memberi uang di jalan Allah. Bahkan dalam ayat kedua, shadaqah secara khusus berarti zakat. Bahkan ada banyak ayat dan hadis yang berbicara tentang zakat, tetapi dinyatakan dalam istilah shadaqah.

Menurut bahasa, Shadaqah berasal dari kata Shidq, yang berarti benar. Dan menurut Al-Qadhi Abu Bakar bin Arabi, ini berlaku untuk tindakan dan ucapan serta keyakinan. Dalam hal ini, Shadaqah dikatakan dalam Hadits, “Dan Shadaqah itu adalah burhan atau bukti.” (H.R Muslim)

Baca Juga :  Arti Ya Muqollibal Qulub

Shadaqah lebih dari sekedar zakat ataupun infak.Shadaqah bukan hanya mengeluarkan atau menyumbangkan harta. Tapi Shadaqah mencakup semua amal (perbuatan baik). Dalam sebuah hadits, dikatakan, “Memberikan senyuman untuk saudaramu adalah shadaqah.” Itulah perbedaan antara shadaqah, infaq, dan zakat.

Arti Shadaqah dalam hadits di atas mengacu pada makna Shadaqah di atas. Bahkan secara tersirat, shadaqah yang disebutkan dalam Hadits adalah segala jenis perbuatan baik yang dilakukan setiap Muslim untuk mencari keridhaan Allah. Baik dalam bentuk ibadah atau tindakan yang secara eksternal dipandang sebagai Taqarrub kepada Allah SWT, atau dalam bentuk kegiatan yang tampaknya keluar dari langkah dengan Allah, seperti hubungan intim antara suami dan istri, pekerjaan, dll. Semua Aktivitas ini bernilai ibadah di hadapan Allah SWT.

Macam-macam Shadaqah

Berikut ini merupakan macam-macam sedekah yang dapat dilakukan, diantaranya ialah sebagai berikut:

  • Shadaqah Harta

Shadaqah Harta, hal-hal yang dapat dilakukan dengan shadaqah harta ialah berinfaq, membantu dalam membangun masjid, membantu dalam mengembangkan pembangunan lembaga penghafal Al-Qur’an, dan masih banyak lagi.

Shadaqah tidak mengurangi harta kekayaan. Seperti sabda Rasulullah saw, “Shadaqah tidak mengurangi harta.” (H.R, Muslim).

Meskipun secara eksternal harta akan berkurang, tetapi diganjar oleh Allah dan terus berlipat ganda. Allah SWT berfirman dalam (Q.S Saba: 39) :

Pengertian Shadaqah

Artinya. Katakanlah : “Sungguh, Tuhanku melapangkan rezeki dan membatasinya bagi siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya.” Dan apa saja yang kamu infaqkan, Allah akan menggantinya dan Dialah Pemberi rezeki yang terbaik.

  • Tersenyum, ceria atau menyenangkan di depan orang lain.
  • Mendamaikan orang yang bermusuhan.
  • Bantu orang dengan energi yang kita mampu.
  • berkata baik.
  • Melangkan mengerjakan sholat.
  • Menyingkirkan benda berbahaya di sepanjang jalan.
  • Mengucap Subhanallah (Bertasbih)
  • Mengucap Alhamdulillah (Tahmid)
  • Mengucap Laa ilaaha illallah (Tahlil)
  • Mengucap Astaghfirullaahal ‘Azhim (Istighfar)
  • Menyeru kepada yang makruf (kebaikan)
  • Melarang atau mencegah kemaksiatan.
  • Hubungan intim pernikahan yang sah.
  • Menolong orang yang membutuhkan bantuan
  • Menolong orang yang dilecehkan atau dianiaya
  • Menahan diri dari perbuatan jahat, dosa dan maksiat.
  • Menafkahi diri sendiri, keluarga, anak, dan pembantu.
Baca Juga :  Bacaan Sholat Maghrib