Niat Sholat Tahajud

Posted on

Niat Sholat Tahajud – Sholat tahajud yaitu salat sunnat yang dikerjakan pada malam hari atau sepertiga malam setelah terjaga dari tidur. Salat tahajjud termasuk salat sunnat mu’akad (salat yang dikuatkan oleh syara’). Salat tahajud dikerjakan sedikitnya dua rakaat dan sebanyak-banyaknya tidak terbatas

tahajud
tahajud

Sebelum memulai sholat tahajud , baiknya ingat kembali apakah memiliki hadats besar ataupun hadats kecil. Karna sholat adalah menghadap Sang Maha Suci maka kita sebagai manusia wajib membersihkan diri yaitu dari hadats besar maupun hadats kecil serta bersih dari penyakit hati yaitu ujub, marah, sombong, riya serta takabur dll

Baca juga :

Niat Sholat Tahajud

Artinya:

“Aku niat sholat sunnah tahajud dua rakaat (dengan menghadap kiblat) karena Allah Taala.”

Syarat-Syarat Sholat Tahajud

1. Dikerjakan pada Malam Hari
Syarat yang pertama yaitu harus dikerjakan pada malam hari, karena sesuai dengan Waktu yang lebih utama untuk mengerjakan sholat tahajud ini adalah pada sepertiga malam yang terakhir. namun jika ingin dilakukan di awal malam juga tidak mengapa.

2. Terbangun dari Tidur
Syarat sholat tahajud yang kedua adalah harus terjaga atau terbangun dari tidur. Ini adalah syarat yang benar-benar harus dipenuhi, karena apabila kita belum tidur dan melaksanakan sholat, maka sholat tersebut bukanlah sholat tahajud, tetapi sholat malam.

3. Memenuhi Rukun Sholat Tahajud
Syarat sholat tahajud yang selanjutnya yaitu memenuhi rukun sholat tahajud. Mengenai syarat yang terakhir ini sebenarnya juga termasuk dalam salah satu syarat sahnya sholat karena rukun sholat tahajud sama seperti rukun sholat lainnya.

Baca Juga :  Mimpi Basah Saat Puasa

Waktu Sholat Tahajud

ilustrasi sepertiga malam sholat tahajud
ilustrasi sepertiga malam sholat tahajud

Doa Setelah Sholat Tahajud

اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ

حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

Allaahumma Laka Aslamtu, Wa Bika Aamantu, Wa ‘Alaika Tawakkaltu, Wa Ilaika Anabtu, Wa Bika Khaashamtu, Wa Ilaika Haakamtu, Faghfirlii Maa Qaddamtu, Wa Maa Akh-Khartu, Wa Maa Asrartu, Wa Maa A’lantu, Wa Maa Anta A’lamu Bihiminnii. Antal Muqaddimu, Wa Antal Mu’akhkhiru, Laa Ilaaha Illaa Anta, Wa Laa Haula Wa Laa Quwwata Illaa Billaah.

Artinya:

Ya Allah! Hanya kepada.Mu lah aku berserah diri, hanya kepada.Mu lah aku beriman, hanya kepada.Mu lah aku bertawakkal hanya kepada.Mu lah aku kembali, hanya dehgan.Mu lah kuhadapi musuhku, dan hanya kepada.Mu lah aku berhukum. Oleh Sebab itu ampunilah segala dosaku, yang sudah kulakukan dan yang (mungkin) akan kulakukan, yang kurahasiakan dan yang kulakukan secara terang-terangan, dan dosa-dosa lainnya yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku. Engkaulah Yang Maha Terdahulu dan Engkaulah Yang Maha Terakhir. Tiada Tuhan selain Engkau, dan Tiada daya upaya serta kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah.”

Demikianlah pembahasan mengenai artikel ini, Semoga bermafaat da menambah iman serta menjadikan islam dan ikhsan aamiin