Kerajaan Samudra Pasai-peninggalan, sejarah dan Rajanya Yang terkenal

Posted on

Kali ini kita akan membahas materi tentang kerajaan samudra pasai-peninggalan, sejarah dan Rajanya Yang terkenal lengkap

Penjelasan Sejarah Singkat

Sebagai kerajaan Islam tertua di kepulauan ini, Samudra Pasay sering dikunjungi oleh berbagai ulama yang memanggilnya Ibn Battuta dan Laksamana Cheng Ho. Oleh karena itu tidak mengherankan bahwa di Kerajaan Samudra Pasai ada banyak catatan sejarah di masa lalu.

Jauh sebelum Kerajaan Pasay Samudra didirikan, wilayah Pasay diduduki oleh Muslim yang awalnya adalah imigran dari Saudi, Mesir, Persia, dan wilayah Timur Tengah lainnya.

Mereka mengunjungi Pasai untuk menyebarkan Islam di wilayah dan perdagangan. Padahal, Islam mudah dirasakan oleh masyarakat setempat, itulah sebabnya peradaban Islam berkembang pesat dan menyebar ke berbagai daerah.

Kesultanan Samudra Pasay sendiri didirikan oleh Mara Silu dengan nama Sultan Malik As-Saleh pada tahun 1267 Masehi.

Selain itu, kekuasaan dialihkan kepada putranya bernama Sultan Malik Az-Zahir, dan Samudra Pasay terus berkembang hingga ia mencapai puncaknya.

Bukti-Bukti Peninggalan

Koin emas

Koin emas (atau disebut sebagai dirham) sebagai peninggalan bersejarah adalah alat pembayaran yang sah digunakan di lautan Kerajaan Pasai. Dalam pembuatan koin dirham ini, bahan digunakan dari campuran emas, perak dan tembaga, yang menciptakan karakteristik unik dari koin emas dengan font Arab.

Chakra Donya

Chakra Donya adalah lonceng besar yang terbuat dari besi dan stupa berbentuk, disumbangkan oleh kaisar Cina untuk Sultan Samudra Pasay.

Bagian dari lonceng diukir dengan karakter Arab dan Cina dalam gambar yang indah. Sejauh ini, Donja Chakra masih utuh, dan Anda bisa melihatnya di area Lokseumave.

Baca Juga :  Sejarah Pki-Asal Usul, Tujuan, Tokoh, Dan kejadian G30SPKI

Naskah surat Sultan Zaynal Abidin

Ada peninggalan naskah yang ditulis oleh Sultan Zaynal Abidin, yang kemudian dikirim ke Kapten Moran sebelum kematiannya. Naskah ditulis menggunakan bahasa Arab. Isi teks tentang keadaan Samudra Pasai pada 1511, ketika Malaka jatuh ke tangan Portugis.Makam Raja Pasa
Makam raja-raja Pasai adalah warisan sejarah yang berharga, yang sangat terkait dengan keberadaan Samudra Pasai. Ada banyak makam raja-raja Pasa yang memerintah dari waktu ke waktu. Salah satunya adalah makam Sultan Malik As-Saleh, yang terletak di desa Buringin, distrik Samudra, dengan batu nisan yang ditulis dalam huruf Arab, dan makam Sultan Maulan al-Jahir, yang terletak di sebelahnya.

Makam Perdana Menteri

Samudra Pasay juga meninggalkan beberapa kuburan Perdana Menteri. Salah satu kuburan Perdana Menteri yang terkenal adalah kuburan Tengku Jacob.

Dia meninggal bulan Muharram pada 630 hijriah atau bertepatan dengan Agustus 1252 Masehi. Batu nisannya ditulis dalam surat yang indah, yang mencakup ayat-ayat dari Kursi, Surat Al-Imron: 18 dan Surat At-Taubah 21-22.

Ini menyangkut kisah yang ditinggalkan oleh Kerajaan Samudra Pasay sebagai Kerajaan Islam pertama di Indonesia. Banyak peneliti terkenal yang telah mengunjungi wilayah Samudera Pasai, begitu banyak catatan sejarah telah berhasil dimasukkan.

Latar belakang sejarah adalah materi yang bisa dipelajari untuk generasi mendatang yang ingin tahu seperti apa kerajaan Pasay di masa lalu.

Sebuah catatan sejarah, yang sangat melekat, tentang masa kejayaan dan kehancuran Samudera Pasai. Selama masa kejayaannya, Samudra Pasai berkuasa di berbagai bidang, sehingga ia memiliki pengaruh besar dan dihormati oleh kerajaan lain.

Sementara selama periode penurunan, ini disebabkan oleh faktor-faktor perang saudara dan invasi Portugal di wilayah Pasay.

Baca Juga :  VOC - Sejarah, Tujuan Dan Sistemnya Singkat Lengkap

Catatan sejarah penting lainnya adalah warisan sejarah. Ada beberapa peninggalan sejarah yang penting, seperti nilai dan kuburan raja dan menteri. Peninggalan sejarah adalah bukti yang meyakinkan bahwa kehidupan Kerajaan Samudra Pasai di masa lalu.

Artikel Lainnya:

Doa-sesudah-adzan

Doa-nabi-zakaria

Doa-sesudah-belajar