Idgham Bilagunnah

Posted on

Idgham Bilagunnah adalah salah satu cara membaca hukum tajwid nun mati dan tanwin untuk membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar. Berikut ini akan kami jelaskan tentang pengertian , huruf, cara membaca dan juga contohnya. Untuk lebih jelasnya simak pembahasan di bawah ini

idgham bilagunnah
idgham bilagunnah

Isi Artikel :

Pengertian Idgham Bilagunnah

Idgham Bilagunnah adalah hukum tajwid yang terjadi apabila ada Nun Sukun ( نْ ) atau juga tanwin ( ــًــ, ــٍــ, ــٌــ ) bertemu dengan salah satu huruf hijaiyah lam ( ل ) atau Ro ( ر ), dan dibaca lebur dengan tidak memakai suara yang berdengung

  • Bila adalah dengan tidak [tanpa].
    Ghunnah adalah berdengung.
    Idgham maknanya yaitu meleburkan / menggabungkan satu huruf hijaiyah dalam huruf hijaiyah sesudahnya, atau bisa dikatakan dengan kata di-tasydid-kan.

Huruf

Seperti yag sudah di jelaskan di atasa bahwa huruf idgham bilagunnah adalah berjumlah 2 yaitu  :

lam ( ل ) atau Ro ( ر )

Cara Membaca

Cara membacanya adalah dengan cara meleburkan huruf hijaiyah نْ atau tanwin [ ــًــ, ــٍــ, ــٌــ ] tersebut menjadi huruf hijaiyah sesudahnya yaitu lam / ل maupun ro / ر, atau dengan cara lafaz yang kedua huruf hijaiyah itu seakan-akan diberi tanda tasydid, dengan tidak dikuti suara berdengung (ghunnah).

Dengan melihat perbedaan pada dengung di atas, maka bisa dikatakan bahwasanya Bilaghunnah adalah kebalikan [lawan] dari Idgham Bighunnah, yang dibacanya dengan berdengung.

Contoh

Pada ayat أُولَئِكَ عَلَى هُدًى مِنْ رَبِّهِمْ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُون dari Surat Al Baqarah, lafadz هُدًى yang menyandang fathatain dan berhadapan pada huruf mim pada lafadz مِنْ. Hukum bacaan ini disebut dengan hukum Idghom Bighunnah. Tentu saja, cara membacanya dengan memasukkan nun mati pada huruf mim. Lalu memberinya suara ghunnah dengan panjang dengungan yaitu dua harokat.

Baca Juga :  Sejarah Aswaja Lengkap

Sekarang kamu perhatikan ayat itu kembali.

Lafadz مِنْ berakhiran dengan nun sukun. Sedang lafadz di depannya, adalah lafadz رَبِّهِمْ mempunyai awalan huruf ر. Maka nun mati berhadapan dengan ر. Hukum bacaan yang timbul yaitu Idghom Bilaghunnah. Cara membacanya adalah memasukkan suara nun mati pada ر, tidak mengeluarkan bunyi dengung seperti saat membaca Idghom Bighunnah.

Contoh lainya

NoLafadzSurat: ayatAlasan
1فَإِنْ لَمْ تَجِدُواAl Mujadalah: 12Ada Nun Mati berhadapan dengan ل
2مَا قَطَعْتُمْ مِنْ لِينَةٍAl Hasyr: 5Ada Nun Mati berhadapan dengan ل
3عَلَى أَنْ لَا يُشْرِكْنَ بِاللَّهِAl Mumtahanah: 12Ada Nun Mati berhadapan dengan ل
4أَنْ لَنْ يُبْعَثُواAttaghobun: 7Ada Nun Mati berhadapan dengan ل
5وَمَنْ لَا يُجِبْAl Ahqof: 32Ada Nun Mati berhadapan dengan ل
6مِنْ لَبَنٍ لَمْ يَتَغَيَّرْ طَعْمُهُMuhammad: 15Ada Nun Mati berhadapan dengan ل
7وَمَنْ لَسْتُمْ لَهُ بِرَازِقِينَAl Hijr: 20Ada Nun Mati berhadapan dengan ل
8قَالَ لَمْ أَكُنْ لِأَسْجُدَAl Hijr: 33Ada Nun Mati berhadapan dengan ل
9مِنْ رِجْزٍ أَلِيمٌAl Jatsiyah: 11Ada Nun Mati berhadapan dengan ر
10مِنَ السَّمَاءِ مِنْ رِزْقٍAl Jatsiyah: 5Ada Nun Mati berhadapan dengan ر
11مِنْ رُسُلِنَاAzzukhruf: 45Ada Nun Mati berhadapan dengan ر
12إِلَّا مَنْ رَحِمَAddukhon: 42Ada Nun Mati berhadapan dengan ر
13فَضْلًا مِنْ رَبِّكَAddukhon: 57Ada Nun Mati berhadapan dengan ر pada contoh Idgam Bilagunnah tersebut.
14مِنْ رَحْمَتِنَاMaryam: 53Ada Nun Mati berhadapan dengan ر
15يَقُولُونَ لَئِنْ رَجَعْنَاAl Munafiqun: 8Ada Nun Mati berhadapan dengan ر
16لَا هُنَّ حِلٌّ لَهُمْAl Mumtahanah: 10Ada dlummatain berhadapan dengan ل
17قَوْمٌ لَا يَفْقَهُونَAl Hasyr: 13Ada dlummatain berhadapan dengan ل
18ذَلِكَ خَيْرٌ لَكُمْAl Mujadalah: 12Ada dlummatain berhadapan dengan ل
19أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِمَنْ كَانَAl Mumtahanah: 6Ada dlummatain berhadapan dengan ل
20لَا تَجْعَلْنَا فِتْنَةً لِلَّذِينَAl Mumtahanah: 5Ada fathatain berhadapan dengan ل
21غِلًّا لِلَّذِينَ آَمَنُواAl Hasyr: 10Ada fathatain berhadapan dengan ل
22مُصَدِّقًا لِمَا بَيْنَ يَدَيَّAsshof: 6Ada fathatain berhadapan dengan ل
23وَأَنْفِقُوا خَيْرًا لِأَنْفُسِكُمْAttaghobun: 16Ada fathatain berhadapan dengan ل
24عَلَى جَبَلٍ لَرَأَيْتَهُAl Hasyr: 21Ada kasrotain berhadapan dengan ر
25مُحَمَّدٌ رَسُولُ اللَّهِAl Fath: 29Ada dlummatain berhadapan dengan ر
26إِنَّكَ رَءُوفٌ رَحِيمٌAl Hasyr: 10Ada dlummatain berhadapan dengan ر
27سَيَقُولُونَ ثَلَاثَةٌ رَابِعُهُمْAl Kahfi: 22Ada dlummatain berhadapan dengan ر
28غَفُورًا رَحِيمًاAl Fath: 14Ada fathatain berhadapan dengan ر
29وَقُدُورٍ رَاسِيَاتٍSaba’: 13Ada kasrotain berhadapan dengan ر
30مِنْ رَبٍّ رَحِيمٍYasin: 58Ada kasrotain berhadapan dengan ر
Baca Juga :  Dalil Tabaruk (Meminta Barokah)

Demikianlah pembahasan mengenai hukum bacaan ini, Semoga bermafaat dan diberi faham aamiin