Duduk Di Antara Dua Sujud Pengertian, Dan Doa-Doa Lengkap

Posted on

Suhupendidikan.com-Kali ini kita akan membahas materi tentang Duduk Di Antara Dua Sujud yang meliputi Pengertian, Dan Doa-Doa nya Lengkap

duduk di antara dua sujud

Berikut ini ialah bacaan duduk di antara dua sujud lengkap, bahasa Arab, Latin dan diterjemahkan dalam bahasa Indonesia.

Sujud ialah salah satu rukun sholat yang dilakukan dua kali dalam setiap rakaat shalat. Demikian juga di antara mereka (sujud) duduk adalah rukun sholat. Karena itu, sujud dan duduk di antara dua sujud tidak boleh ditinggalkan dalam sholat, karena ini adalah rukun sholat.

Pengertian duduk diantara dua sujud

Duduk di antara dua sujud adalah gerakan dalam sholat dan juga disebut sebagai duduk iftirasy. Gerakan ini dilakukan di setiap rakaat di antara dua sujud. Sama seperti gerakan sholat lainnya, duduk di iftirasy memiliki bacaan sendiri.

Tata cara duduk di antara dua sujud, yaitu bangun dari sujud sambil membaca takbir dan kemudian duduk. Posisi duduk ialah dengan cara duduk di kaki kiri dan meletakkan kaki kanan ditegakkan dengan bertumpu di ujung jari kaki kanan.

Diriwayatkan dalam Hadits Bukhari dan Baihaqi, yang berarti, “Ketika kamu bersujud, sujudlah dengan meletakkan semua anggota sujud, dan ketika kamu bangun untuk duduk, duduklah dengan kaki kiri.

Selain itu, posisi punggung di saat duduk di antara kedua sujud harus benar-benar tegak lurus dan tidak boleh membungkuk atau condong. Rasullah Saw mengingatkan bahwa ketika seseorang yang gerakan sholatnya salah, itu disebutkan dalam sebuah hadis oleh Nasai dan Abu Daud.

Baca Juga :  Rukun Puasa

Hadits memiliki makna yang berbunyi, “Dia harus sujud sampai ruas tulang-tulangnya menempati posisinya. Kemudian dia membaca Allahu Akbar atau Takbir dan mengangkat kepalanya sampai tegak sempurna.”

Tidak hanya posisi kaki dan punggung tetapi juga posisi jari-jari yang duduk di antara dua sujud tersebut diatur dan dijelaskan dalam hadits riwayat Nasai yang diriwayatkan dishahihkan oleh Al Albani. Haditsnya berarti, “Termasuk Sunnah dalam sholat kaki kanan ditegakkan, arahkan jari ke kiblat dan duduk di atas kaki kiri.”

Doa duduk diantara dua sujud

Duduk diantara dua sujud juga memiliki hak istimewa lainnya. Jika sebagian besar gerakan sholat disertai dengan bacaan dzikir, duduk di antara dua sujud akan sedikit berbeda. Setiap kali kita duduk, ada doa yang kita baca bersama dengan duduk diantara dua sujud.

Ini berarti bahwa umat Islam selalu berdoa sebanyak 17 kali sehari karena doa duduk di antara dua sujud yang dibacakan dalam setiap doa wajib. Selain shalat Sunnah, umat Islam telah memanjatkan doa lebih dari 17 kali sehari. Subhanallah! Kesempatan yang luar biasa yang diberikan Allah kepada kita.

Ada dua versi doa duduk iftirasy, berikut ini doa duduk di antara dua sujud yang dapat digunakan saat duduk iftirasy :

Doa yang pertama

Versi pertama cukup singkat tetapi jarang digunakan.Doa yang satu ini mungkin tidak begitu akrab.Berikut ini adalah bacaan doanya :
“Rabbighfirlii, Rabbighfirlii.”
Artinya : “Ya tuanku, maafkan aku, ya tuanku, maafkan aku.”

Doa yang kedua

Kebanyakan dari mereka yang menggunakan doa versi kedua ini ialah penduduk Muhammadiyah.

“Allahummaghfirlii warhamnii wajburnii wahdinii warzuqnii”

Artinya : “ya Allah, ampunilah dosa-dosaku, sayangilah aku, tutupi semua kekuranganku, beri aku petunjuk dan berilah hamba rezeki.”

Baca Juga :  Pengertian Infaq

Doa yang ketiga

Doa yang ketiga dari doa iftirasy ini adalah yang terakhir dan terpanjang. Versi ini mirip dengan versi kedua, kecuali yang kedua bahwa imam AL Ghazali menambahkan kata di akhir.

“Rabbighfirlii warhamnii wajburnii warfa’nii warzuqnii wahdinii wa’aafinii wa’fu’anni”

Artinya : “Ya Tuhanku ampunilah aku, kasihanilah aku dan cukupkan kekuranganku, angkatlah derajatku, berilah aku rezeki kepadaku, beri aku petunjuk, beri juga kesehatan padaku dan maafkan aku atas dosa-dosaku.”

Dalam gerakan duduk diantara dua sujud dimulai dengan permintaan ampunan dan berakhir dengan permohonan ampun atas dosa-dosa pula. Karena itu, kami berharap untuk selalu dalam keadaan bersih dari dosa dalam sholat maupun sesudahnya.

Perbedaan dalam pembacaan doa antara dua sujud itu menimbulkan banyak perdebatan. Untungnya, perdebatan tidak berakhir dengan perpecahan karena Rasulullah saw tidak pernah melarang doa-doa di atas.

Artikel Lainnya :

cara-sholat-dhuha

sholat-berjamaah