Cara Sholat Taubat

Posted on

Cara Sholat Taubat Lengkap dengan Bacaan Niat, Doa Setelah Solat, dan Dalil dari Al-Qur’an dan Al-Hadits.

Secara bahasa “taubat” memiliki arti kembali, akan tetapi secara istilah taubat adalah kembali kepada Alloh SWT, kembali kepada syariat-Nya, mengakui atas segala bentuk kesalahan dan menyesalinya, serta berjanji tak akan mengulanginya.

Perhatikan ayat tersebut, Alloh SWT menganjurkan agar manusia melakukan taubat nasuha, dan Alloh SWT juga menjanjikan manusia yang bertaubat dengan syurga-Nya walaupun syurga bukan tujuan utama manusia yang bertaubat

Cara Sholat Taubat

Terdapat beberapa ketentuan di dalam melaksanakan Sholat Taubat, Walaupun sebagia besarnya adalah sama dengan sholat pada umumnya dan hanya niat serta lafadz niat saja yang berbeda yaitu :

Niat Sholat Taubat

niat sholat taubat
niat sholat taubat

Usholli Sunnata Taubati Rok’ataini Lillahi Ta’aalaa. Allohu Akbar

Artinya :
“Sengaja aku sholat taubat karena Alloh SWT”

Baca juga : Doa Taubat Nasuha

1. Dua atau Empat Rakaat

Sholat Taubat dikerjakan dengan 2 rokaat seperti yang disebutkan dalam hadits Abu Bakar RA

ثُمَّ يَقُومُ فَيُصَلِّي رَكْعَتَيْنِ

Mendirikan sholat 2 rakaat. (HR. Abu Daud)

Namun di dalam hadits lainnya menyebutkan 4 rokaat,

قَامَ فَصَلَّى رَكْعَتَيْنِ أَوْ أَرْبَعًا (شك أحد الرواة

Kemudian berdiri serta melakukan sholat 2 rokaat atau 4 rokaat (HR. Ahmad)

2. Sendiri (Tidak Berjamaah)

Sholat Taubat lebih utama jika dikerjakan dengan sendirian, seba tidak termasuk jenis sholat yang disunnahkan dikerjakan dengan berjamaah.

Dan bertaubat itu pun bukan sesuatu yang dipamerkan, sebab jika bertaubat tapi pamer adalah seperti keluar darimulut macam namun masuk mulut buaya sebab pamer adalah penyakit hati yang termasuk kotoran hati

3. Perbanyak Beristighfar Sesudah Sholat

Dianjurkan sesudah Sholat Taubat untuk memperbanyak istighfar serta permohonan ampunan dari Alloh SWT.

Baca Juga :  Niat Puasa Rajab Beserta Manfaat dan Hikmah Puasa Rajab

Hal itu sebagaimana firman Allah SWT :

Dan sesungguhnya Aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, beriman, beramal soleh, kemudian tetap di jalan yang benar. (QS. Thaha : 82)

Baca juga : Doa Selamat

4. Tidak Ada Ayat Tertentu

Umumnya ulama berkata bahwa tidak ada ayat maupun surat tertentu yang dianjurkan untuk dibaca di dalam Sholat Taubat ini.

Sehingga surat dan ayat apa saja boleh dibaca dan usahakan surat yang hafal saja.

5. Perbanyak Sedekah

Selain istighfar, dianjurkan jika Sholat Taubat telah ditunaikan, untuk memperbanyak amal baik termasuk sedekah. sesuai dengan firman Alloh

Alloh SWT berfirman :

Ketika Ka’ab bin Malik RA bertaubat dari kesalahannya sebab tidak ikut perang, beliau berkata kepada Rosulullah SAW :

Ya Rasulullah, sebagai tanda taubatku, aku lepaskan hak milikku dari hartaku untuk sedekah di jalan Alloh dan Rosul-Nya.

Rosulullah SAW bersabda:

”Tahanlah sebagian dari hartamu, karena akan berguna bagimu”.

Kaab berkata :
”aku masih punya bagian hartaku dari harta rampasan perang Khaibar.
(HR. Bukhari Muslim)

6. Sah Dikerjakan Kapan Saja

Adapun waktu untuk mengerjakan sholat Taubat ini, prinsipnya sholat Taubat sah dan boleh dilakukan kapan saja, baik siang maupun malam. Sebab shalat Taubat ini tak terikat waktu tertentu sebagaimana umumnya sholat Fardhu yang lima, atau beberapa jenis sholat sunnah lainnya.

Baca juga : waktu mustajab untuk berDo’a

Syarat Taubat Nasuha

Untuk mendapat keberhasilan di dalam melaksanakan taubat nasuha terdapat beberapa syarat yang wajib dipenuhi.

Menyesali segala perbuatan dosanya.
Penyesalan diawali dengan pengakuan sepenuh hati dan dengan penuh kejujuran jika apa yang sudah kita lakukan itu merupakan perbuatan salah dan melanggar. Ini penting untuk membangkitkan tingkat kesadaran hingga di kemudian hari tak ada lagi rasa permisif di dalam melakukan dosa.

Lalu setelah itu melahirkan rasa sesal, sedih, marah dan takut atas segala perbuatan dosa yang sudah kita lakukan. Rasa ini timbul setelah kita tahu berbagai ancaman Alloh SWT terhadap perbuatan dosa itu dan juga berharap dengan penuh dengan tawakkal pada Rohmat Alloh SWT.

Baca Juga :  Islam Nusantara : Sejarah, Ciri-ciri, Karakteristik dan Pendapat Ulama

Berjanji tidak mengulanginya kembali.
Seseorang bisa dikatakan sudah bertaubat jika perbuatan dosanya itu benar-benar ditinggalkan dan tidak diulangi kembali. Hal ini bisa dikatakan sebagai hijrah secara mental. Proses hijrah yang secara mental ini adalah perlu agar semua pintu kemungkinan berbuat dosa bisa tertutup rapat dan tak membuka peluang perbuatan tersebut akan terulang kembali.

Berjuang
Lalu setelah ke2 syarat diatas terpenuhi maka Alloh SWT akan menguji kembali hamba yang sudah melakukan taubat. Ujian itu berupa dorongan untuk kembali melakukan dosa yang sudah ditinggalkan juga dorongan untuk melakukan dosa yang lainnya. Sabarlah dengan ujian itu da tetap berdoa meminta Ridho da Rohmat Alloh untuk slalu dijaga dari perbuatan yang menimbulkan dosa karna kita manusia adalah makhluk yang lemah

Meminta maaf kepada sesama manusia
Jika kesalahan itu terkait hubungan kita dengan sesama.
Sampaikanlah permintaan maaf dengan sepenuh hati, ikhlas dan dengan lapang dada. Terima dengan lapang dada jika pihak yang pernahdisakiti tersebut masih memendam amarah atau melontarkan cacian, mintalah ampunan kepada Alloh SWT untuknya.

Doa Sesudah Sholat Taubat

doa sesudah sholat taubat
doa sesudah sholat taubat
arti doa taubat
arti doa taubat

Dalil Sholat Taubat

Secara istilah yang terdapat di dalam kitab Kifayah At-Thalib Ar-Rabbani dan kitab Lisanul Arab, taubat didefinisikan sebagai :

الرُّجُوعُ مِنْ أَفْعَالٍ مَذْمُومَةٍ إِلَى أَفْعَالٍ مَحْمُودَةٍ شَرْعًا

Sholat taubah merupakan shalat yang disyariatkan dikerjakan seorang hamba di dalam rangka bertaubat kepada Alloh SWT dan kembali dari dosa dan maksiat. Dan sholat Taubat tidak disyariatkan terkecuali seseorang sedang bertaubat kepada Alloh SWT. Karnakita manusia sering melakukan salah, kita d anjurka untuk melakukan sholat taubat

Pendapat ulama mengatakan bahwa sholat taubat menjadi sholat yang masyru’ dan sudah ditetapkan pensyariatannya melalui nash-nash syariah.

dalil sholat taubat
dalil sholat taubat

Dari Abu Bakar Ash-Shiddiq RA berkata ,”Aku mendengar Rosulullah SAW bersabda :

Baca Juga :  Huruf Hijaiyah

”Tidaklah ada seorang hamba yang melakukan perbuatan dosa, lalu ia berwudhu’ dengan baik, mendirikan sholat 2 rokaat, lalu minta ampun kepada Alloh, kecuali pastilah Alloh SWT ampuni”.

Kemudian beliau membaca ayat berikut ini :

Dan (juga) orang yang jika melakukan perbuatan keji serta menganiaya dirinya sendiri, mereka ingat Alloh, lalu memohon ampun untuk dosa mereka dan siapa lagi yang nisa mengampuni dosa selain daripada Alloh? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan yang keji itu, sedang mereka mengetahui.

(HR. Abu Daud)

Dalil masyru’iyah dari shalat Taubah ini juga terdapat dalam hadits yang lain :

hadits sholat taubat
hadits sholat taubat

Dari Abi Ad-Darda’ radhiyallahuanhu berkata,”Aku mendengar Rosulullah SAW bersabda :

”Siapa yang berwudhu’ dan membaguskan wudhu’nya itu, lalu berdiri dan melaksanakan sholat 2 rokaat atau 4 rokaat ,membaguskan dzikir dan khusyu’nya, lalu meminta ampun kepada Alloh azza wa jalla, pastilah Alloh ampuni.

(HR. Ahmad)

Seluruh ulama sudah sepakat bahwa bertaubat adalah hukumnya wajib. Sebab taubat akan menghapus semua dosa yang sudah dilakukan pada masa lampau.

Namun hukum sholat taubat berbeda dengan hukum taubat . Umumnya ulama tidak mewajibkan sholat taubat. Hanya berpendapat hukumnya sunnah, sebagai pelengkap dari taubat yang dilakukan.

Selain itu sholat taubatpun tidak disyariatkan terkecuali seseorang yang sedang dalam proses bertaubat. Artinya, sholat taubat dilakukan sesekali, tidak dilakukan tiap hari sebagaimana pada umumnya sholat-sholat sunnah rawatib.

Demikianlah penjelasan mengenai taubat, Semoga bermanfaat

Artikel Terbaru :