Cara Sholat Dhuha

Posted on

 

Cara Sholat Dhuha –  Berikut ini adalah penjelasan lengkap mengenai cara sholat dhuha yaitu meliputi niat sholat dan tata caranya yang juga disertai doa setelah sholat. Untuk lebih jelasnya simak pembahasan dibawah ini

Sholat Dhuha

Terdapat beberapa pilihan jumlah rakaat yang bisa di pilih sesuai ke ikhlasan dan kemampuan masing-masing, mulai dari 2 rakaat langsung salam berdoa dan berhenti dua rakaat saja, atau jika mampu bisa melaksanakan 4, 8 hingga 12 rakaat dengan masing-masing2 rakaat satu kali salam.Semakin banyak banyak jumlah rakaat yang di kerjakan maka akan semakin besar pula pahalanya.Di anjurkannya sholat dhuha tidak hanya sebatas perintah saja tanpa disertai rahasia besar dari keutamaan dan keitimewaan sholat sunnah ini.bahkan dalam salah satu hadits di jelaskan

“Rasulullah SAW bersabda,Siapa pun yang melaksanakan shalat dhuha dengan langgeng, akan diampuni dosanya oleh Allah, sekalipun dosa itu sebanyak buih di lautan.”(HRTirmidzi).

Bahkan yang lebih menarik lagi, dalam keterangan lain ada yang menjelaskan bahwa siapa saja yang mau ikhlas mengerjakan sholat dhuha terlebih secara dawam, bisa di cukup kan kebutuhan kesehariannya.

Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (Sholat Dhuha) niscaya pasti akan Aku cukupkan kebutuhanmu pada akhir harinya”(HR.Hakim dan Thabrani).

Tata cara Melaksanakan sholat Dhuha

1. Membaca menghadirkan niat di dalam hati berbarengan dengan Takhbiratul Ikhram

اُصَلِّيْ سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ اْلقِبْلَةِ اَدَاءً لِلَّهِ تَعَالَى

Usholli sunnatad dhuhaa rak’ataini mustaqbilal qiblati adaa-an lillaahita’aala.

Artinya : Aku niat melakukan shalat sunat dhuha 2 rakaat, sambilmenghadap qiblat, saat ini, karena Allah ta’ala.

2. Membaca doa Iftitah seperti pada sholat yang biasa.

Baca Juga :  Rukun Puasa

3. Membaca surat Fatihah

4. Membaca salah satu surat dari Al-Quran sesuai yang di fahami. Namun untuk Afdholnya pada rakaat pertama membaca surat Asy-Syams dan pada rakaat kedua surat Al-Lail.Selanjutnya Ruku’ bacaan saat ruku yaitu tasbih tiga kali.

5. I’tidal dan membaca doanya.

6. Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali.

7. Duduk diantara dua sujud sambil membaca doanya.

8. Sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali.

9. Sesudah rakaat pertama selesai, di lanjut berdiri lagi untuk mengerjakan rakaat kedua sebagaimana cara diatas.

10. kemudian Tasyahud akhir sambil membaca doa setelah selesai makamembaca salam dua kali sambil menengok ke kanan dan ke kiri.

11. Rakaat-rakaat selanjutnya dilakukan sama seperti contoh diatas.

Doa Setelah Sholat Dhuha

اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ،وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقَى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَفِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًافَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Allahumma innadh dhuha-a dhuha-uka, wal bahaa-a bahaa-uka, wal jamaala jamaaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrata qudratuka, wal ishmata ishmatuka. Allahuma inkaana rizqi fis samma-i fa anzilhu, wa inkaana fil ardhi fa-akhrijhu, wa inkaana mu’asaran fayassirhu, wainkaana haraaman fathahhirhu, wa inkaana ba’idan fa qaribhu, bihaqqiduhaa-ika wa bahaaika, wa jamaalika wa quwwatika wa qudratika, aatini maa ataita‘ibadakash shalihin.

Artinya: “Ya Alloh, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Ya Alloh, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haramsucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu,kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”.

Manfaat dan Keutamaan Sholat Dhuha

1 . Dicukupi kebutuhannya

Baca Juga :  Pengertian Riba

Shalat Dhuha yang dilakukan oleh seseorang diawal hari menjanjikan tercukupinya rezeki atau kebutuhan seseorang tersebut di akhir hari. Shalat Dhuha merupakan shalat yang dilakukan untuk memohon rizki kepada Allah SWT. Hal tersebut ditunjukan oleh ketentuan waktu pelaksanaan dan tersirat dalam do’a yang dibaca setelah pelaksanaan shalat tersebut.

Janji Allah tersebut dapat ditemukan dalam sebuah hadist qudsi. Rasulullah saw. Yang bunyinya :

“Sesungguhnya Allah Azza Wa Jalla berfirman: “Wahai anak Adam, cukuplaah bagi-Ku empat rekaat di awal hari, maka Aku akan mencukupimu disore harimu”

2 . Pahalanya seperti bersedekah

Mengerjakan shalat dhuha memiliki nilai yang sama seperti nilai amalan seperti keutamaan sedekah. Sesdekah yang dimaksud adalah sedekah yang diperlukan oleh 360 persendian tubuh kita terlebih jika kita ikhlas mengerjakannya

3 . Mendapat pahala haji dan umrah

Seseorang yang melaksanakan shalat Dhuha dengan tekun akan mendapatkan pahala haji dan umrah sempurna Dari Anas ra berkata, Rasulullah bersabda,

“Barangsiapa yang mengerjakan shalat fajar (shubuh) berjamaah, kemudian ia (setelah usai) duduk mengingat Allah hingga terbit matahari, lalu ia shalat dua rakaat (Dhuha), ia mendapatkan pahala seperti pahala haji dan umrah; sempurna, sempurna, sempurna”

4 . Meraih Ghanimah atau keuntungan yang lebih cepat

Orang yang dengan tekun mengerjakan shalat dhuha akan memperoleh ghanimah atau keuntungan yang lebih cepat atas izin Allah SWT.

Hal ini terjadi di zaman Rasullullah dimana Rasul membandingkan orang-orang mukmin yang melaksanakan shalat Dhuha dengan mujahid yang berangkat bertempur ke medan perang yang berjarak dekat dengan tampat tinggal mereka lalu kembali lagi dengan cepat ke tempat asalnya dengan membawa ghanimah (rampasan perang) yang banyak dan tentunya kemenangan.

Hal ini juga merupakan motivasi untuk mengerjakan amal ibadah serta usaha untuk bertawakkal kepada Allah SWT karena manfaat tawakkal amatlah besar.

5 . Diganjar dengan rumah di surga

Orang yang selalu bersedia meluangkan waktunya untuk melaksanakan shalat Dhuha 12 rekaat di awal hari akan dijanjikan ganjaran oleh Allah berupa sebuah rumah indah yang terbuat dari emas kelak diakhirat. Hal ini menurut Anas Bin Malik yang mendengar bahwa Rasulullah sawbersabda :

“Siapa saja yang shalat Dhuha 12 rekaat, Allah akan membuat untuknya sebuah istana yang terbuat dari emas di surga”” (HR. Ibnu Majah)

Demikian, Semoga bermanfaat