Bacaan Sholat Jenazah

Posted on

Suhupendidikan.com-Kali ini kita akan membahas materi tentang bacaan dalam sholat jenazah menurut literatur dan kitab-kitab hadits Nabi lengkap,

Setiap makhluk Allah Subhanallahu wa ta’ala yang hidup pasti akan mati atau dengan kata lain, pasti akan mati dan berubah menuju alam yang abadi yaitu alam akhirat. Itu sebabnya kita perlu mengamalkan amalan-amalan terbaik selama di dunia untuk bekal kita di akhirat.

Dalam Islam, ada juga aturan atau tata cara mengenai orang yang telah meninggal dan orang yang masih hidup sehubungan dengan mayat.

Hukum sholat jenazah ialah Fard Kifayah. Ini berarti bahwa jika umat Islam di sebuah desa atau wilayah ada yang meninggal dunia, ada beberapa penduduk yang mensholatkan dan bahkan jika yang mensholatkan hanya sedikit. Cukup untuk memenuhi kewajiban mensholatkan jenazah.

Sebaliknya, jika ada umat Islam di sebuah desa atau wilayah yang meninggal tetapi tidak ada dari mereka yang mensholatkan jenazah, maka desa atau wilayah akan mendapatkan dosa karena hak sebagai mayat umat Islam tidak terpenuhi,

Ada tata cara untuk sholat jenazah dalam Islam yang harus kita ketahui. Karena sholat jenazah tidak sama dengan solat Fardu lainnya. Oleh karena itu, saya artikel ini tentang sholat jenazah, di mana tujuannya adalah untuk memahami dan mengetahui tata cara sholat jenazah dengan benar.

Mari kita simak artikel ini bersama-sama dan berharap kita akan menerima pelajaran yang berharga.

Bacaan tata cara sholat Jenazah

Dalam praktiknya dalam mensholatkan jenazah, ada banyak bacaan, yaitu bacaan yang merupakan syarat atau doa untuk orang meninggal, dengan kata lain, bagi mereka yang sedang disholatkan. Bacaan sholat jenazah dimulai dengan pembacaan niat, takbir, doa dan akhirnya salam. Di bawah ini adalah penjelasan tentang Bacaan-bacaannya:

Niat Sholat jenazah

Diawali dengan membahas niat sholat jenazah. Seperti sholat pada umumnya, sholat jenazah pun dimulai dengan niat. Karena alasan ini, ada sedikit perbedaan antara bacaan sholat jenazah pria, bacaan niat sholat jenazah wanita dan bacaan sholat jenazah untuk anak-anak atau bayi yang meninggal. Berikut ini adalah bacaan niat untuk sholat jenazah:

Baca Juga :  Qalqalah

Niat dalam sholat ini ada dua pendapat. Yang pertama diucapkan sedangkan yang kedua tidak diucapkan. Keduanya dapat dipraktikkan sesuai dengan keyakinan Anda.

اُصَلِّى عَلٰى هَذَاالْمَيِّتِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالٰى

(Ushalli ‘ala hadzal mayyiti arba’a takbirotin fardhol kifayati ma’muman lillahi ta’ala)

Artinya: “Saya niat Sholat atas ini jenazah empat Takbir Fardhu Kifayah sebagai makmum karena Allah Ta’ala.

  • Niat untuk sholat jenazah wanita

Untuk jenazah wanita, bacaan niatnya adalah sebagai berikut :

اُصَلِّى عَلٰى هَذِهِ الْمَيْتَةِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالٰى

(Usholli ‘ala hadzihil mayyitati arba’a takbirotin fardhol kifayati ma’amuman lillahi ta’ala)

Artinya : “Saya niat shalat atas ini jenazah perempuan empat kali takbir fardhu kifayah sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

  • Niat untuk sholat jenazah Anak-anak

Untuk jenazah anak-anak, bacaan niatnya adalah sebagai berikut :

اُصَلِّى عَلٰى هَذَاالْمَيِّتِ اَرْبَعَ تَكْبِرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ مَأْمُوْمًا ِللهِ تَعَالٰى

(Usholli ‘ala hadzal mayyiti arba’a takbirotin fardhol kifayati ma’amuman lillahi ta’ala)

Artinya : “Saya niat shalat atas ini jenazah empat kali takbir fardhu kifayah jadi makmum karena Allah Ta’ala.”

Catatan

Niat di atas adalah niat untuk dibaca saat kita menjadi seorang makmum ketika sholat jenazah. Jika posisi kita sebagai imam adalah dalam doa jenazah, maka niat dari sholat jenazah adalah sama seperti biasanya, tetapi ada kata yang perlu diubah, yang diubah dalam kata مأمأوما artinya sebagai makmum diubah menjadi إمإاما artinya sebagai imam.

Bahkan, persoalan niat ini terdapat perbedaan dari beberapa Madzhab, beberapa mengatakan sesuatu tidak harus diucapkan, dan ada juga yang mengatakan bahwa itu diucapkan. Semuanya kembali kepada Anda secara individu, yang dapat Anda pilih.

Bahkan jika Anda percaya bahwa niat itu tidak hanya harus ditafsirkan sebagai makna di dalam hati, itu sudah cukup untuk membenarkan niat di atas.

Baca Juga :  Bacaan Dzikir Pagi dan Petang Sesuai Sunnah

Takbir pertama kemudian membaca surat Al-fatihah

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيم

مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيمَ

صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

(Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillahi rabbil alamin,
Arrahmaanirrahiim, Maaliki yaumiddiin, Iyyaka nabudu waiyyaaka nastaiin, Ishiratalladzina an’amta alaihim ghairil maghduubi alaihim waladhaalin)

Artinya :
“Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”.
“Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam”.
“Maha Pemurah lagi Maha Penyayang”.
“Yang menguasai di Hari Pembalasan”.
“Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan”.
“Tunjukilah kami jalan yang lurus”,
“(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat”.

Takbir kedua kemudian membaca sholawat Nabi

Setelah membaca surat al-Fatihah, lanjutkan dengan takbir kedua dan membaca Sholawat Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa sallam

اَللَٰهُمُّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ

(Allahumma sholli alla muhammad)

Artinya: “Ya Allah limpahkanlah kesejahteraan kepada Nabi Muhammad.”

Atau membaca sholawat Nabi Muhammad yang lebih lengkap :

اَللَٰهُمُّ صَلِّ عَلٰى مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلٰى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ، اَللَٰهُمَّ بَارِكْ عَلٰى مُحَمَّدٍ وَعَلٰى اٰلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلٰى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلٰى اٰلِ إِبَرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.

(Allahumma sholli ‘ala muhammad wa ‘ala ali muhammad kama sholaita ‘ala ibrohom wa ‘ala ali ibrohim innaka hamidum majid. Allahumma baarik ‘ala muhammad wa ‘ala ali muhammad kama baarokta ‘ala ibrohim wa ‘ala ibrohom wa ‘ala ali ibrohim innaka hamidum majid)

Artinya:”Ya Allah berikanlah kesejahteraan kepada Muhammad dan juga kepada keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau telah memberikan kesejahteraan kepada Ibrahim dan juga kepada keluarga Ibrahim sungguh Engkau Maha Terpuji dam Maha Mulia, dan limpahkanlah keberkahan kepada Muhammad dan juga kepada keluarga Muhammad sebagaimana Engkau memberikan keberkahan kepada Ibrahim dan juga keluarga Ibrahim sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha Mulia”.

Baca Juga :  Ikhfa

Takbir ketiga kemudian membaca doa untuk mayit

Sesudah membaca sholawat untuk Nabi Muhammad Saw. diikuti oleh takbir ketiga, Kemudian mendoakan jenazah mengucapkan doa berikut:

Bacaan doa Sholat jenazah Laki-laki dan perempuan

Dalam Takbir ketiga, kita berdoa untuk yang meninggal, untuk diampuni dosa-dosanya, dirahmati, diselamatkan dari siksa kubur dan diampuni semua kesalahan dalam hidupnya. Di bawah ini adalah doa sholat jenazah laki-laki dan perempuan:

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ

(Allahumagfir lahu warhamhu wa ‘afuhi wa ‘fu’anhu)

Artinya:”Ya Allah, ampuni dan rahmatilah dia. Selamatkanlah dan maafkanlah dia.”

Atau,

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مَدْخَلَهُ، وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ، وَنَقِّهِ مِنَ الذُّنُوبِ والْخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الْأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ، وَاَهْلًا خَيْرًا مِنْ اَهْلِهِ، وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ، وَقِهِ فِتْنَةَ الْقَبْرِ وَعَذَابِ النَّار

(Allahummagfir lahu warhamhu wa ‘afihi wa ‘fu’anhu wakrim nuzulahu wa wasi’ madkholahu wagsilhu bilma’i watsalju wal bardi wa naqqihi minadzunubi walkhotoyaya kama yunaqqi atssaubulabyadhu binaddanasi wa abdilhu daaron khoiron min daarihi, wahlan khoyron min ahliho, wa zaujan khoyron min zaujihi waqihi fitnatalqobri wa ‘adzabi nnar.)

Artinya:”Ya Allah, ampunilah dan rahmatilah dia. Selamatkan dan maafkanlah dia. Berilah kehormatan terhadapnya, luaskanlah tempat kuburnya. Mandikanlah dia (mayit) dengan air, salju, dan embun. Bersihkanlah dia dari segala kesalahan sebagaimana Engkau membersihkan baju putih dari kotoran. Gantikanlah untuknya rumah yang lebih baik dari rumahnya, juga isteri yang lebih baik dari isterinya. Dan peliharalah (lindungilah) ia dari azab kubur dan neraka.”

Catatan :

Selain doa untuk jenazah laki-laki, beda juga doa lain untuk jenazah wanita. Faktanya, perbedaan ini tidak terlalu besar, hanya berbeda dari setiap akhir kalimat ketika doa untuk pria berakhir dengan “hu” sementara doa untuk wanita berakhir dengan “ha”.

Takbir ke empat kemudia membaca Doa

Salam

Artikel Lainnya :

bacaan-rukuk

cara-sholat-dhuha

tanda-baca-al-quran